http://indojayawalet.com/

The last day of human life‏










Gruesome Addiction to Beauty Injection

Bersyukurlah apa yang ada. Hilang lubang hidung baru tau.



Sayangilah wajah anda walau tidak cantik dipandang orang asal cantik disisi tuhan





Gruesome Addiction to Beauty Injection
J une 28, 2008


Her name is Han Mi Ok, a Korean celebrity who became known as 'Fan Lady' after her disastrous cosmetic surgery. She underwent 15 reconstructive surgery to overhaul her 'I-don't-think-it-can-be-fix' plastic surgery damage. She apparently became addicted to plastic surgery and couldn't get enough of the 'faux-fect face' ( I made the word up) so she went to quacks just to indulge herself. She even personally performed a facial injection at home. The result…. well you can see it.


She used to look like this before the cosmetic surgery disaster:


And this is how she looks now after the overhaul:




On the photos above, Han Mi Ok was at the shooting of of 500th episode of Shocking Stories of the World.
I admire her courage to display her damaged face in public and let people see how ungodly it is to distort ones appearance. I am not totally against plastic surgery but I am also not for it.
She should serve as a lesson to anyone who dreamed of having a 'faux-fect face'. Think twice before you get cut up and think thrice before you inject yourself with human byproducts.

DO NOT, DO NOT INTERFERE WITH NATURE.

TAKE CARE

all about bird nest



khasiat sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) cukup terkenal di seantero dunia. Sarang burung anggota famili apodiae ini sejak puluhan bahkan mungkin ratusan tahun lalu diyakini punya khasiat dalam memberikan kesegaran dan bahkan untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.
Mitos baik untuk kesehatan muncul dari pengalaman pengguna yang semula disampaikan dari mulut ke mulut itu kemudian disebarluaskan pula oleh media massa.
Itulah setidaknya yang dipercaya masyarakat Indonesia dalam sebuah laporan penelitian Riset Unggulan Nasional Terpadu.
Ada 3 kelompok responden yang diteliti, masyarakat, awam, pengusaha dan ilmuwan, mengatakan bahwa sarang walet punya banyak keampuhan. Antara lain menjaga kesegaran tubuh, meningkatkan vitalitas, obat awet muda, memelihara kecantikan dan menghambat kanker.
Menurut dr Cheng Ce yang ditemui di Cianjur, liur dari kelenjar glandula sub lingualis itu dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, bukan berarti mengobati penyakit.
Sarang walet itu berfungsi sebagai food supplement ibarat multivitamin di toko - toko. Asupan sarang walet akan menstimulus kinerja organ-organ tubuh lebih baik.
“Kekebalan tubuh meningkat dan penyakit menyingkir“ tutur spesialis kanker dari Sekolah Kedokteran Tradisional di Propinsi Henan, Cina.
Jadi selain itu juga sarang burung walet mengandung protein yang berbentuk glikoprotein yang merupakan komponen terbesar selain karbohidrat, lemak, dan air. Jumlahnya mencapai 50 persen.
Di tubuh, protein berperan sebagai zat pembangunan. Ia membentuk sel - sel dan jaringan baru serta berperan aktif selama metabolisme protein asal hewan diakui lebih gizi lantaran punya ikatan senyawa lebih kompleks dari pada protein nabati.
Bahkan salah satu senyawa turunannya azitothymidine telah diteliti bisa melawan AIDS. Istimewanya lagi, sarang walet sumber asam amino yang lengkap. Tercatat sekitar 17 asam amino esensial, semi esensial dan non-esensial yang dimiliki. Salah satunya kini dikembangkan oleh peneliti-peneliti di barat sebagai pelawan stroke dan kanker.
Mineral-mineral sarang walet tak kalah manjurnya untuk mendukung aktivitas tubuh.
Ada 6 mineral yang sudah diketahui seperti kalsium, besi, phospor, kalium dan natrium.
Di dalam tubuh, kalsium berperan untuk pembentukan tulang.
Sayangnya, mineral dan senyawa penting sarang walet mudah leyap. Oleh karena itu, Dr. Kong Yun Cheung dari Universitas Hongkong, menyarankan sarang walet tidak perlu di cuci, sebab glikoprotein akan terbuang, toh sup sarang walet tetap menunjukkan manfaat sugesti penyantaplah yang diduga jadi obatnya.


Jika dengar kata ludah mungkin ada sebagian orang yang merasa jijik. Beberapa negara seperti Singapura, Hong Kong dan RRC meludah dilarang keras oleh hukum. Tapi toh di negara dengan penerapan hukum sekeras Singapura sekalipun, tetap ada satu mahluk yang tak dilarang meludah, bahkan justru dianjurkan karena bisa meningkatkan devisa negara.
Mahluk yang ludahnya begitu berharga itu tak lain dan tak bukan adalah burung walet. Dengan air liurnya yang kental burung walet membuat sarangnya. Air liur yang kental itu akan mengering saat terkena udara. Dewasa ini di dunia dikenal 2 jenis sarang burung walet yakni sarang burung walet yang dipanen di gua-gua di pegunungan, serta sarang burung walet yang dipanen di atap rumah-rumah tua yang lebih popular sebagai sarang burung walet rumahan. Burung walet yang membuat sarangnya di atap rumah tua biasanya telah dibudidayakan oleh keluarga atau perusahaan yang menjalankan bisnis seperti ini sejak lama. Karena sifatnya yang alami dan langka (Banyak pemanen sarang burung walet yang menemui ajalnya setiap tahun saat memanen di gua) harga jual sarang burung walet gua jauh lebih mahal dibandingkan sarang walet rumahan. Di pasaran juga dikenal istilah sarang burung walet bersih dan kotor. Yang bersih adalah sarang burung walet yang sudah dicuci dan dibersihkan serta siap untuk dimasak.
Sarang burung walet umumnya mudah didapatkan di pasar atau toko obat di pecinan. Biasanya dijual dalam kemasan atau kiloan. Di restoran sarang burung walet biasanya disajikan dalam bentuk sup atau manisan sebagai makanan penutup. Yan Wo begitu namanya dilafalkan dalam bahasa Mandarin, sudah selama berabad-abad dijadikan makanan kaum kelas atas. Kandungan gizinya yang tinggi membuatnya dipercaya memiliki khasiat sebagai aphrodisiac yang di masa tertentu hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan di Tiongkok Kuno. Banyak sinshe dan ahli pengobatan China tradisional yang mencampurkan sarang burung walet ke dalam tonik penguat. Belakangan sup sarang burung walet dikemas dan diproduksi secara modern sebagai salah satu tonik penambah energi. Sayang harganya sangatlah mahal sehingga walau jaman telah modern dan kaum bangsawan tak lagi memonopoli segala segi di muka bumi ini, sarang burung walet masih tak terjangkau oleh semua orang.
Jika ingin mencoba sendiri khasiatnya dirumah, buatlah sup sarang burung walet dengan bahan dasar sarang burung walet yang telah dibersihkan lalu dimasak dalam kaldu ayam. Cukup tambahkan bumbu seperti lada hitam, bawang putih, dan jahe. Jika ingin khasiatnya lebih bertambah, bisa tambahkan ginseng atau akar teratai yang juga berkhasiat sebagai pembangkit gairah.

Dis is a serious matter~if you know anyone who wears contact lens, please forward this to them...‏










AMO Complete® MoisturePlus™ Contact Lens Solution Linked to Microbial Keratitis

New Eye Infection, AMO Recall its Complete MoisturePlus Contact Lens Solution
A Dangerous Contact Lens Solution Linked to Acanthamoeba Keratitis & Microbial Keratitis in Addition to Fungal Keratitis. Have your eyes been, once again, placed in danger of Bacterial Eye Infections, vision damage, or loss of sight?

On May 25, AMO (Advanced Medical Optics) announced a recall of their 'No Rub' Complete MoisturePlus Multipurpose Contact Solution. Although the company stands by its product and casts the blame on contact lens wearers who 'improperly store, disinfect or handle' their contact lenses, the CDC forced AMO to recall Complete Moisture Plus.


This Complete Moisture Plus recall is not so distant from Bausch & Lomb's recall of ReNu with MoistureLoc, which caused serious injury to many contact lens wearers. AMO's press release states they have known since January of 2005 about at least 46 patients who claimed to have contracted a unique form of keratitis from the AMO Recall solution.

This keratitis is called 'acanthamoeba keratitis (AK)'. From all indications, AMO Moisture Plus recall was delayed as long as Bausch did in coming forward and recalling the product; potentially exposing an untold number of unsuspecting contact lens wearers to this painful (AK) infection that can cause permanent vision loss or blindness.



Other reports seem to illustrate a company who knew about the potential link between (AK) and their Complete MoisturePlus Multipurpose Solution since as early as 2004. In 2004, the infection first occurred in more than a dozen people against the normal count of one or two in a year. Dr. Elmer Tu, an ophthalmologist at the University of Illinois, Chicago, along with other doctors attended around 35 patients from May 2003 to September of 2006, 55% of whom were infected due to usage of AMO Complete MoisturePlus recall solution.

According to Dr. Tu, AMO's Complete MoisturePLUS solution is not defective. It is just not designed to provide a shield to the eyes when they're exposed to soil or water where the risk of bacterial infection is significant. Julie Zawisza, an FDA spokes person, said,' The solution is not marketed to protect against the amoeba. But it's supposed to be free of any type of microorganisms. It's not supposed to result in anyone getting an infection.'

Once again, one must wonder what corporations who suspect problems with their products are thinking when they wait one, two, or more years before warning the public about a potential hazard provoked or caused by their product. We wonder how much injury must occur before corporate dollars are sufficient.

Acanthamoeba keratitis & Microbial Keratitis patients suffer symptoms very similar to other common bacterial eye infection, but the AK infection can result in the loss of eye sight. If you experience symptoms, including the following, we encourage you to first immediately seek treatment from an experienced, eye care professional:

' Eye pain
' Eye redness and soreness
' Hypersensitivity to light
' Reduction in visual acuity
' Temporary or, at the worst, permanent blindness_.___