http://indojayawalet.com/

"Kebahagiaan Terlahir dari sebuah kata MAAF !!!"

"Kebahagiaan Terlahir dari Sebuah Kata MAAF !!!"

Kebahagiaan tidak selamanya diselimuti dengan HARTA dan KEKAYAAN, banyak hal yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya dapat memberikan arti dari kebahagiaan itu sendiri.

Hari-hari yang kita jalani hingga detik ini memberikan kita banyak sekali pengalaman dalam kehidupan ini, begitu seringnya rasa berubah ; terkadang sedih, terkadang senang, terkadang, bahagia, terkadang membosankan dan ada sejuta rasa yang terasakan setiap detik berganti dalam kehidupan kita.

Terkadang manusia memiliki rasa GENGSI dalam hatinya dan entah mengapa rasa GENGSI ini terkadang muncul pada saat kita berbuat salah atau berbuat dosa kepada orang lain, begitu rapatnya mulut kita ini hanya untuk mengucapakan perasaan BERSALAH yang ada dalam HATI KITA sendiri, dan terkadang begitu LINCAHNYA mulut ini BERSILAT LIDAH hanya untuk berkelit dan mencari-cari alasan bagaimana caranya untuk menutupi kesalahan itu sendiri.

tapi ini wajar karena pada dasarnya "Siapa yang mau berbuat kesalahan?", dan sangatlah wajar pula ketika manusia berbuat salah, karena pada dasarnya manusia diciptakan tidak luput dari kesalahan.

untuk MENGAKUI sebuah KESALAHAN membutuhkan JIWA YANG BESAR, dan untuk MENERIMA sebuah KESALAHAN pun membutuhkan JIWA YANG LAPANG, dan pada akhirnya sebuah KESALAHAN hanya akan membutuhkan PENGAKUAN dan KEBIJAKSANAAN.

Ketika kita berbuat salah, ingin rasanya membuat PENGAKUAN dan MEMPERTANGGUNG JAWABKAN kesalahan tersebut, akan tetapi terkadang berat rasanya ketika kita memikirkan RESIKO, SANKSI dan HUKUMAN yang akan diberikan kepada kita.

atau lebih baik kita LARI dari semua KESALAHAN yang ada,,,??? memang sangat sulit untuk berdiri TEGAK diatas KESALAHAN dan PERMASALAHAN yang ada tapi bukan berarti kita tidak dapat BERDIRI...

setiap hembusan nafas yang kita hembuskan memiliki RESIKO, entah seberapa besar RESIKO mungkin dapat diperhitungkan mungkin saja tidak dapat diperhitungkan dan mungkin juga perhitungan kita SALAH, tapi ingat kita telah MEMILIH JALAN KEHIDUPAN kita masing-masing dan kita juga telah memilih RESIKONYA pula.

seberapa pun besarnya KESALAHAN kita, kita mulai sebuah pengakuan kesalahan kita dengan kata : "MAAFKAN AKU !", dan mudah-mudahan teori ini tidak salah bahwa "Ketika Kata Maaf Terucap Rasa Salah Kita akan Berkurang Satu !"
dan diantara kegundahan yang ada KATA MAAF dapat membuat kita merasa PLONG, dan mungkin dapat membuat kita LEGA atau mungkin juga kebahagiaan itu akan hadir ketika KATA MAAF itu terucap dari mulut kita sendiri.

Tidak ada komentar: