http://indojayawalet.com/

just a joke ( hehehehehe )

1. Kanan ke Kiri

Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di Pedalaman Tembok China.

Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bos-nya. Si Bos bertanya "Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di China?"

"Saat tiba di China saya begitu yakin bisa menjual produk kita..." kata si salesman. "Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa China, jadi saya memutuskan untuk mempromosikan produk ini melalui poster bergambar...."

Poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat & kehausan di tengah perjalanannya di Tembok China, poster kedua bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola, dan poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar. Kemudian 3 poster tersebut saya tempel di seluruh penjuru China."

"Lho bukannya itu ide yang brilian? Tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual?" tanya si Bos.

Si Salesman menjawab "Saya tidak tahu kalo orang China membaca dari kanan ke kiri."

---------------------------------------------------------------------------
2. Ganbei dan can't pay

Ada kisah seorang Cina dengan seorang Inggris yang saling tak mengerti
bahasa mereka masing-masing pergi ke restoran makan bersama.

Dengan bahasa Inggris seadanya mereka saling menyetujui makanan yang
dipesan dan ketika makanan datang mereka mulai makan.

Setiap kali orang Cina tersebut mengangkat gelasnya, ia berkata kepada
kawan Inggrisnya, "Gan bei!" (baca: kan pei!; artinya: "bersulang!")

Orang Inggrisnya semula tertegun, namun ia kemudian melanjutkan
makannya. Hal ini terulang lagi setiap kali orang Cina tersebut hendak
minum, ia mengucapkan "Gan bei!" (baca: kan pei)

Si orang Inggris ini hanya mengangguk, diam sebentar kemudian
melanjutkan makannya.

Tak lama kemudian orang Cina itu kembali meneriakkan "Gan bei!" sambil
mengangkat gelas. Kali ini orang Inggris itu meletakkan alat makannya
lalu berkata lantang kepada kawan Cina nya, "It's all right if you
CAN'T PAY! I will pay!"

----------------------------------------------------------------------------
3. Orang Hokkian dan Betawi

Jaman dulu, ada 1 orang Hokkian dan Betawi yang tersesat di hutan rimba Tangerang. Keduanya merasa sangat haus mencari jalan keluar. Tiba-tiba mata mereka tertumbuk ke 1 kelapa yang tergolek di tanah. Terjadilah dialog ini:
Hokkian: Hei, ada ya! (note: dalam bahasa Hokkian, kelapa = ya)
Betawi: Bukan. Ini namanya kelapa!
Hokkian: Ini ya!
Betawi: Kelapa!

Mereka pun bertengkar dan sepakat siapa yang benar boleh minum isi kelapa itu. Mereka pun berjalan sambil menenteng kelapa dan akhirnya sore hari bertemu dengan perkampungan penduduk. Si Betawi pun bertanya ke penduduk Betawi 1:
Betawi: Bang, mau tanya. Ini namanya kelapa kan?
Betawi 1: Ya! (maksudnya Iya)
Hokkian: Tuh apa owe bilang. Ini namanya ya!

Tak puas, mereka pun bertemu lagi dengan Betawi 2.
Betawi: Bang, bang mau tanya. Ini namanya kelapa kan?
Betawi 1: Ya!
Betawi: ???!!!

Ket: Dalam Mandarin, kelapa = ye2zi. Dalam Hokkian adalah yaci, disingkat ya.

---------------------------------------------------------------------------

Kalau Anda tertarik dan ingin membaca jokes cerdas Mandarin yang lain, silakan masuk sini: http://www.everydaymandarin.com, lalu klik Album >> Jokes.

---------------------------------------------------------------------------

4. Chinese Valentine's Legend (Qi Xi)

Orang China dan Taiwan punya 3 kali hari Valentine:
- 14 Februari (disebut Valentine emas internasional)
- 14 Maret (disebut Valentine perak)
- tgl 7 bulan 7 lunar month (Chinese Valentine)

Lihatlah ke langit di malam tanggal 7 bulan 7 penanggalan China (kalendar internasional: sekitar Agustus). Sebelah timur laut ada bintang terang putih bernama Altair. Sebelah barat laut ada bintang bernama Vega. Kedua bintang ini bagai sebuah pasangan. Di tengah-tengah mereka terpisahlah apa yang dinamakan galaksi bimasakti kita sekarang.

Setiap tgl 7 bulan 7, orang China memperingati hari Valentine.
Kok bisa? Di bawah ini legenda klasik Tiongkok yang sangat terkenal. Ada beberapa legenda klasik yang berbeda-beda versi. Tapi di bawah ini adalah versi yang paling populer. Everyday Mandarin Jakarta akan membagikan untuk Anda semua:

Jaman dulu ada seorang anak yatim piatu (cowok). Dia tinggal bersama dengan kakaknya (cowok) dan kakak iparnya. Karena dia seorang penggembala, orang-orang memanggilnya Si Gembala Sapi (Niulang).
Satu hari, Niulang tidur di sawah dan bermimpi sapinya berkata kepadanya kalau dia sudah berumur dan sudah saatnya mencari seorang istri. Besok dia harus pergi ke 1 danau di kaki gunung yang sepi untuk menemuinya.
Besoknya, Niulang pun menuju danau yang dimaksud sapi. Di sana dia melihat 7 gadis yang luar biasa cantik yang sedang bermain air di danau itu. Niulang pun mengintip dari tepi danau dan pepohonan. Baju-baju gadis itu berwarna-warni diletakkan di tepi danau dekat tempat Niulang mengintip. Dia teringat di mimpi itu, sapinya berpesan untuk mengambil 1 baju berwarna merah, dan itulah calon istri Niulang!
Ternyata gadis-gadis yang sedang mandi di danau itu adalah bidadari kahyangan yang turun ke bumi untuk bermain-main. Tiba saatnya bidadari itu untuk pulang ke langit. Semuanya sudah siap memakai bajunya. Dan tinggal bidadari yang berbaju merah itu tidak menemukan bajunya karena dicuri oleh Niulang tadi.
Ternyata bidadari ini adalah putri Raja Langit (Tian Di). Dia adalah seorang penenun (tukang tenun), namanya Zhinv. Konon, semua awan di langit adalah hasil karyanya.
Karena bidadari itu kehilangan baju, dia tidak bisa kembali ke langit. Singkat kata, akhirnya bidadari itu menikah dengan Niulang di bumi dan melahirkan 2 anak.
Satu hari, Raja Langit menyadari bahwa cucunya hilang 1, yaitu Zhinv tadi. Dia pun mendapat info bahwa Zhinv menikah dengan rakyat jelata di bumi. Bukan main murkanya dan dia pun turun ke bumi untuk mencari Zhinv. Tiba di bumi, Zhinv sedang menenun kain dan kaget bukan kepalang saat melihat Raja Langit mengetahui keberadaannya. Saat itu, Niulang sedang bertani di sawah. Zhinv pun diculik ke langit dengan paksa oleh Raja Langit.
Anak-anak Zhinv ketakutan dan menangis langsung berlari ke sawah memanggil ayahnya, "Papa, Mama diculik oleh seorang tua seperti penyihir." Niulang pun melihat ke langit dan melihat Zhinv diseret ke langit dan berteriak-teriak memanggil Niulang. Niulang sangat kaget dan kebingungan bagaimana caranya terbang ke langit. Sapinya pun melempar tanduknya dan berubah menjadi sebuah sampan kecil. Niulang pun langsung mengajak kedua anaknya naik ke sampan itu dan ajaib, sampan itu terbang ke langit mengejar Zhinv dan Raja Langit.
Karena dikejar, Raja Langit pun membelah langit dan membentuk sungai awan untuk memisahkan mereka. Tiba-tiba terlihat jutaan burung magpie terbang melintasi sungai awan itu membentuk jembatan. Akhirnya Raja Langit pun mengijinkan Zhinv bertemu Niulang dan anaknya setiap tanggal 7 bulan 7 China setiap tahun di jembatan burung magpie itu. Inilah lambang cinta mereka antara 2 dunia yang berbeda.
Bintang yang di atas tadi, Altair adalah Niulang. Dan bintang Vega adalah Zhinv. Galaksi bimasakti tadi adalah gerombolan burung magpie yang melintas tadi.
Setiap tgl 7 bulan 7, masyarakat China dan Taiwan merayakan hari Valentine. Dulu, setiap tgl ini, wanita di China berdoa supaya berwajah cantik dan diberi keahlian menenun. Di jaman Dinasti Song, gadis-gadis akan menyimpan seekor laba-laba di dalam kotak. Jika esok harinya laba-laba itu membentuk jaring, maka gadis ybs akan mendapat rezeki yang bagus di masa depannya.

Tidak ada komentar: