Selesai Lebaran, Apa yang Akan Kita Perbuat Selanjutnya?
Hari kemenangan telah berlalu, Hari kemenangan begitulah sebagaian orang menyebut Idul Fitri atau Lebaran .
Orang bijak berkata lebih mudah membangun dari pada memelihara .
Lalu kata bijak itu berbunyi lebih mudah meraih kemenangan daripada mempertahankannya . Benarkah demikian ?
Masing masing kita dapat menjawab sesuai pengalaman hidup kita .
Lagipula , kemenangan dalam soal apa ? mengalahkan nafsu ? Nafsu yang mana ? kalau hanya menahan nafsu makan dan minum disiang hari , anak kecil juga bisa dan dapat memenangkannya .
Tetapi bagi orang dewasa ? nafsu sex , nafsu terhadap harta , nafsu terhadap kekuasaan seberapa jauh dapat ditahan dan dikalahkan ? dan seberapa lama pula dapat bertahan ?
Atau kita mulai kembali ke hobby semula? Clubbing? Pijat Plus, pakai Shabu? Minum Chivas Regal? Jack Daniels? Atau hobby lain, bergunjing, menjilat atasan, omong kosong, dan korupsi??
Untuk sekilas instrospeksi diri , marilah kita ingat kembali Idul Fitri dua hari yang lalu , benarkah sudah kembali ke fitrah ?, setinggi apa tingkat makbulnya ibadah kita ?
Bukankah orang yang berhari raya bukan diukur dari yang berbaju baru , tapi diukur dari semakin menggebunya ketaatan kepada Allah.
Ukurannya adalah ketaatan dan bukan baju baru . Baju baru bisa terkontaminasi oleh dosa , karena uang pembeli didapat lewat jalan dosa , bohong , menipu , kolusi , suap dlsb .
Kita berpuasa dengan cara yang khas , dan tujuan yang ingin dicapai adalah sangat tinggi dan mulia , yakni ingin menjadi orang yang muttaqin ( orang yang bertakwa ) .
Jadi selesai lebaran , trus apa yang akan kita perbuat ??
Kita khawatir “Lebaran” membawa lebarnya segala energi kita . Jamaah sholat fardhu di mesjid dan musholla kembali seperti kondisi sebelum ramadhan , sepi...
Kajian al Quran sedikit peminat , Infaq dan Shodaqah memprihatinkan.
Inilah potret masyarakat kita dan mudah mudahan kita tidak berada didalamnya .
Mari kita buktikan bahwa puasa kita makbul , Taat kita , Syukur kita dan Zikir kita kepada Allah SWT semakin menggebu dan tidak terpengaruh oleh waktu , cuaca dan kondisi, sampai Idul Fitri tahun depan, jika hayat masih ada di badan ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar